Thursday, 3 June 2010

[greenlifestyle] Listrik Jawa-Bali

Rekan-rekan Lingkungan, saya coba iseng2 hitung mengenai kondisi listrik Jawa-bali. Hasilnya adalah sebagai berikut:
 
1. Kebutuhan listrik maksimum kira-kira 17,800 MW (tujuh belas ribu delapan ratus MW) yang terjadi pada pukul 18.00-19.00, sedangkan kebutuhan minimum sekitar 13,500 MW pada jam 3-4 pagi.  (sumber: http://www.pln-jawa-bali.co.id/)
 
2. Kemampuan maksimum yang saya hitung, diperoleh hasil sebesar 13,433 MW. Dengan rincian 6,914 MW dari Indonesia Power dan 6,519 MW dari PJB.
 
3. Sumber terbesar dari PLTU Suralaya dengan daya maksimum 4,876 MW.
 
4. Sumber PLTA sebesar 1,982 MW, sedangkan dari PLTP (Panas Bumi) sebesar 312 MW. Hal ini menunjukkan hanya 17% sumber listrik dari sumber yang terbaharukan. Sedangkan sisanya (83%) berasal dari PLTU, PLTGU dan PLTG.
 
Pertanyaan saya........Kemanakah pemenuhan beban listrik sebesar 4,367 MW? Padahal  kebutuhan 17,800 MW sedangkan daya maksimum 13,433 MW.
 
Mungkin saya yang salah hitung karena belum semua data saya peroleh. Apabila ada yang bisa lebih menjelaskan mohon bantu untuk mengetahui lebih jauh latar belakang krisis listrik di Indonesia.
 
Yodi Danusastro
Rating Analyst
Green Building Council Indonesia
 

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id