Dear Mbak Shanty,
maaf, ngusul sedikit, mendengar komen Bu Yuyun, daripada nyari perusahaan pendaur ulang, kalo mau mungkin GL bisa:
1. nyari institusi pendidikan yang membutuhkan sampah e-waste u belajar
(e.g. smk, stm mungkin, atau pesantren yang ada pelajaran entrepreneurship servis hape dan komputer. ICT Watch di Pasar Minggu atau Pak Onno Purbo mungkin bisa dikunjungi...)
2. atau mempublish tukang servis HP yang dan jual beli menerima bangke HP, dan mengajak mereka kerjasama menampung e-waste. bisa pake sistem bank sampah dengan memberi voucher diskon setelah poin pengumpulan tertentu...
Untuk komponen yang gbisa diapa-apain dan jadi e-waste, barangkali satu-satunya pemecahan saat ini adalah tempat pembuangan limbah B3 tea?? (whatever happened there...)
Untuk Bu Yuyun, apakah memang di negara yang mengimpor sampah e-waste g ada model social business daur ulang seperti di atas ya?
My 2 cents again
eppel
baru nanya dan usul doang
From: "greenlifestyle@googlegroups.com" <greenlifestyle@googlegroups.com>
To: Penerima Intisari <greenlifestyle@googlegroups.com>
Sent: Tuesday, October 4, 2011 7:27 PM
Subject: [greenlifestyle] Intisari untuk greenlifestyle@googlegroups.com - 7 Pesan pada 4 Topik
- Pilih buku atau IPAD? [4 Pemutakhiran]
- Untuk Indonesia Yang Lebih Baik [1 Pemutakhiran]
- Undangan Liputan OGH Expo 2011 [1 Pemutakhiran]
- Ikuti "Green Camp" di Festival Petualang Nusantara (OOT) [1 Pemutakhiran]
Topik: Pilih buku atau IPAD?
-- You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id