Monday, 9 May 2011

[greenlifestyle] [artikel ]2050, Bali Terancam Tenggelam :"Jadi tak hanya Nusa Penida, Sanur, Denpasar dan Bali secara keseluruhan

Katalog Online : http://library.pelangi.or.id

Berita lainnya lihat di : www.pelangi.or.id

2050, Bali Terancam Tenggelam :"Jadi tak hanya Nusa Penida, Sanur,
Denpasar dan Bali secara keseluruhan

Senin, 9 Mei 2011, 06:32 WIB

Elin Yunita Kristanti

VIVAnews -- Naiknya permukaan air laut akibat perubahan iklim mengancam
keberadaan Pulau Bali yang hanya seluas 5.634,40 hektar.

Yang pertama tenggelam adalah Pulau Nusa Penida, Klungkung. Eksistensi
pulau ini yang terancam diberi perhatian khusus dalam konferensi perubahan
iklim atau United Nation Climate Change Conference (UNFCCC) yang digelar
tahun 2007 lalu di Bali.

"Ya, Pulau Nusa Penida adalah pulau yang paling rentan terkena dampak
perubahan iklim di Bali. Rekomendasi UNFCCC 2007 lalu pulau itu dijadikan
pilot project. Bantuan banyak yang digelontor di sana," kata Kepala Dinas
Pekerjaan Umum Bali, Dewa Punia Asa kepada VIVAnews.com.

Prediksi Direktur Yayasan Wisnu, I Made Suarnatha bahkan lebih mengerikan.
Tak hanya Nusa Penida yang terancam, tapi Bali secara keseluruhan. Jika
tak diantisipasi, bencana itu akan datang pada 2050. "Saat itu, air
permukaan laut naik 4 meter. Jadi tak hanya Nusa Penida, Sanur, Denpasar
dan Bali secara keseluruhan pasti tenggelam," katanya saat dihubungi
VIVAnews, Minggu 8 Mei 2011.

Dikatakan, berdasarkan rekomendasi pertemuan perubahan iklim tersebut,
Pemerintah Bali memiliki komitmen untuk mempublikasikan hasil tindaklanjut
terkait gelontoran proyek percontohan di Nusa Penida. Hanya saja, I Made
Suarnatha tak mengetahui persis program yang dilakukan Pemerintah Bali.
"Tidak ada laporan yang diumumkan kepada publik. Sehingga kita tidak tahu
apa yang sudah dilakukan, bagaimana progresnya dan bagaimana mitigasi
potensi perubahan iklim di Nusa Penida," katanya.

Sementara, masyarakat Bali pun tak tinggal diam. Ada kampanye Nyepi
internasional (world silent day) yang gencar dilakukan aktivis lingkungan
hidup sejak beberapa tahun belakangan. Selain itu, adopsi kearifan lokal
untuk diakui secara internasional itu terus menerus disuarakan dengan cara
menggalang tanda tangan sesuai persyaratan PBB. "Dari hasil pertemuan itu
juga ada Bali Map, yang merupakan peta internasional dari Bali untuk
memerangi perubahan iklim," paparnya.

"Karena Bali sudah melakukan sesuatu, maka pemerintah dan negara-negara
besar tak boleh berpangku tangan. Sederhananya, jika Anda cinta Bali, maka
lakukan sesuatu," desaknya.

Untuk mengetahui lebih detil tentang ancaman tersebut, ia meminta kepada
pemerintah untuk konsisten memperjuangkan world silent day agar diadopsi
menjadi kebijakan nasional dan internasional. Selain itu, ia juga meminta
kepada Pemerintah Provinsi Bali untuk mempertanggungjawabkan hal tersebut
dengan cara memberikan laporan resmi terkait tindakan mitigasi perubahan
iklim yang telah dilakukan. "Itu saja dulu yang mesti dilakukan. Kalau
berhasil, meski hanya menambah waktu saja, tetapi kita telah berbuat
banyak dan sangat berarti untuk Bali, Indonesia dan dunia internasional,"
tegasnya.

"Kita tunggu komitmen pemerintah dan dunia internasional untuk memerangi
karbondioksida penyebab perubahan iklim," sambungnya.

Selain Nusa Penida, sejumlah pulau lain di Indonesia juga terancam tinggal
nama. Di antaranya Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Pulau Solor di NTT,
Pulau Wetar, Obi, dan Kai di Maluku serta Pulau Gag di Papua. (sj)

Sumber:Vivanews


===========================================
Ruhimat
Pelangi Indonesia
Jl. Wijaya VI No. 14B
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160
Phone & e-mail address are not changed
Ph. (62-21) 7280 1172
Fx. (62-21) 7280 1174
perpustakaan@pelangi.or.id
http://library.pelangi.or.id
=============================================
Perpustakaan Pelangi Indonesia adalah perpustakaan yang berada dibawah
naungan Pelangi Indonesia. Perpustakaan ini mulai dikelola pada tahun
2001. Perpustakaan ini didirikan dengan maksud dan tujuan untuk mendukung
kegiatan lembaga induknya dalam melakukan riset dan advokasi kebijakan,
serta untuk membantu kebutuhan masyarakat akan akses informasi dan
pengetahuan yang terkait dengan isu lingkungan.

Pelangi Indonesia adalah organisasi nir-laba dan independen yang berperan
sebagai lembaga kajian untuk mendorong kebijakan publik di bidang
perubahan iklim, energi dan transportasi dalam kerangka keadilan sosial
dan keberlanjutan fungsi-fungsi lingkungan
==================================================

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id