Wednesday, 5 May 2010

[greenlifestyle] Re: bikin program lingkungan biar naik jabatan

ya ya..saya paham poin dari mas Sendy :) jadi semuanya harus kompak
dan sinergis yah..
cuma misalnya yang sederhana kayak program menanam pohon.setahuku di
Makassar pemerintahnya sempat mengadakan program tanam pohon namun
akhirnya nasib program itu nggak jelas. Gimana kalau program2 yang
lebih complicated lagi?


On May 4, 11:23 am, Muhammad Sendy <muhammadse...@gmail.com> wrote:
> pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh pemerintah kiranya masih harus
> dikritisi lagi krn masih ada regulasi yangg tumpang tindih antara satu
> kebijakan dengan yg lain nya...contoh nya saja UU minerba dengan UU
> lingkungan hidup dengan UU soal hutan dengan undang2 perdagangan kayu dengan
> UU energi (isinya lihat aja sendiri)
>
> nah klo misalkan syarat naik jabatan itu dengan memiliki tingkat kepedulian
> di bidang lingkungan ya ada baiknya dilihat aja dulu bentuk peduli nya itu
> yang macam apa? apa cuma sebatas nanam pohon, kurangi penggunaan kertas,
> atau benar2 menolak tegas adanya pembukaan lahan baru di hutan2 tropis kita
> yang nasibnya makin tragis atau bnr2 menolak adanya pembangunan gedung2 baru
> dilahan yg seharusnya lokasi resapan air.
>
> berbicara soal lingkungan hidup sebaiknya bisa dilihat lebih komprehen.
> jangan sampai masalah lingkungan menjadi buah simalakama. Kita mendukung
> pemerintah dan korporasi untuk membuat hal2 yang hijau tetapi sementara mrk
> ttp mencemari lingkungan, kan jadi sama aja tuh. sekedar mengingatkan
> penyebab lepasnya CO2 kebanyakan dilakukan oleh industri atas dasar
> kebutuhan manusia dan jangan sampai akhirnya masyarakat yang sepenuhnya
> disalahkan.
>
> Pada 3 Mei 2010 22:22, Titi Akmar <titi.ak...@gmail.com> menulis:
>
>
>
>
>
> > Dear All,
>
> > Entah kenapa saya pengen ketawa banget ngebaca info ini!
> > Wahduh.. masa sih jabatannya naik kalo mereka jadi lebih "hijau"?
> > Hemm.. Tapi entah kenapa saya juga mendukung program ini 100%.
> > Daripada tidak ada sama sekali kan..?
>
> > Gini deh, misalnya bencana waktu itu di Indonesia, ada orang yang
> > mengecam kalo orang2 yang nyumbang itu hanya mau diliput media. Tapi
> > menurut saya, lebih baik yang menyumbang itu adalah ibu2 yang sasaknya
> > super tinggi ataupun bapak2 gendut yang cuma mau dilihat media, tapi
> > MEREKA NYUMBANG. Daripada orang2 yang cuma gumam2 nggak jelas di
> > belakang dan nyela ibu sasak atau bapak gendut itu kalo mereka gak
> > iklas nyumbang. At least mereka nyumbang! Para korban bencana itu juga
> > nggak nanya asal baju baru mereka dari mana kan..?
>
> > Nah itu analoginya dengan program ini. Mau latar belakangnya supaya
> > naik jabatan kek, yang penting mereka bisa jadi lebih hijau dan hirau.
> > Aduh saya jadi napsu banget dan berapi-api nih. Maaf kalo sedikit out
> > of topic.. Ayo pemerintah, ayo korporasi, bikin program2 hijau! :D
>
> > Regards,
> > Titi Akmar
>
> > --
> > You received this message because you are subscribed to the Google Groups
> > "GreenLifestyle" group - Share this email!
> > To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
> > To unsubscribe from this group, send email to
> > greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
> > For more options, visit this group at
> >http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
> To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
> To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
> For more options, visit this group athttp://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id