Cheers!
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
sangat boleh difoward ke milis atau FB yang lain.bayu
------------
Tur Hijau – Kota Tua dengan Sepeda Onthel, 9 Mei 2010
Kota Tua di Jakarta makin lama menjadi ikon wisata yang menonjol. Masih terpeliharanya beberapa bangunan tua peninggalan Belanda, menjadi berkah tersendiri bagi sebagian warga Kota Tua. Terlebih di kawasan Taman Fatahillah yang direnovasi dan sekarang sering menjadi ajang berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan, pembuatan film dll.
Namun wajah Kota Tua tidak hanya seputar Taman Fatahillah. Kota Tua tidak hanya tempat wisata, tetapi berbagai kegiatan perdagangan terjadi di kawasan ini. Mulai dari perdagangan antar pulau di Pelabuhan Sunda Kelapa sampai perdagangan eletronik di kawasan Glodok. Penghuninya pun beragam, mulai dari etnis Tionghoa, Arab, Bugis, Betawi , Jawa, dll. Permasalahan di kawasan ini pun cukup kompleks. Mulai dari sampah, sanitasi air, pemukiman padat, perdagangan illegal, sarana kesehatan dll.
Peta Hijau Jakarta, mengajak warga untuk tur hijau mengelilingi sebagian dari kawasan Kota Tua ini, dengan mengendarai sepeda onthel, pada hari Minggu, 9 Mei 2010. Berkumpul pukul 07.00 di Taman Fatahillah. Dari sini kita akan menyusuri Pelabuhan Sunda Kelapa – Jembatan Intan/Kali Besar – kawasan Pekojan – Petak 9 – dan kembali ke Fatahillah.
Pelabuhan Sunda Kelapa adalah pelabuhan kapal-kapal tradisonal yang digunakan dari jaman dahulu sampai sekarang. Di Kali Besar, kita akan menyaksikan peninggalan kota yang dibangun oleh Belanda, termasuk juga tata airnya. Pekojan, dulu dikenal sebagai kampung tempat tinggalnya etnik Arab. Beberapa masjid tua berdiri di sini. Petak 9, adalah pemukiman etnik Tionghoa sejak dahulu yang mempunyai banyak vihara. Seiring dengan masuknya agama Kristen, terjadi percampuran budaya di sini. Salah satunya adalah Gereja Katolik yang berarsitektur Cina. Di sini kita juga akan melihat persoalan-persoalan pemukiman padat, seiring bertambahnya penduduk.
Semua perjalanan ini kita menggunakan sepeda onthel yang disewa dari bapak-bapak ojek. Bila kuat mengendarai sepeda sendiri, silakan. Tetapi boleh juga hanya membonceng para bapak ojek sepeda ini. Dengan mengendarai sepeda onthel ini, kita akan merasakan perlu jalur sepeda segera direalisasikan di Jakarta.
Tertarik?
Silakan daftar via email ke : ikka.wuwiwa@
Info lebih jauh, dapat hubungi telepon Peta Hijau Jakarta : 021 68465892