Monday, 26 July 2010

[greenlifestyle] Fw: [Lintas_angkatan_fal_trisakti] TRRS: Tambah Runyam dan Ruwet Sekali ....

Dear All, khususnya rekan-2 AL ytc.
Bang Ben terimakasih kronologisnya.  Ya memang seperti itu, terimakasih informasinya, menurut saya kelirunya ialah waktu dimulainya Ibu-2 Kabinet Ria Pembangunan untuk memanfaatkan TRR itu (yang menurut saya waktu penggunaan/tata ruangnya itu masih 'proposional') artinya tak terlalu mengganggu konsep awal eksistensi perancangan TRR, yaitu sebagai fungsi tak terpisahkan dari Gedung MPR/DPR (fungsi pokok sikus sarana AC, sekaligus penampung air hujan/surface run off), lalu kontrak-mengointrak (DUIT!) demi keuntungan jangka pendek, kemudian berkembang sebagaimana kita semua tau - menjadi 'amburadul'  seperti ini, dengan mengorbankan kepentingan "orang banyak" Apakah Mall yang ada masih kurang? ckckckc!
 
Terus terang karena sudah tidak sempat memperhatikan apalagi mengamati kronologis perbisnisan tsb.  saya sangat kaget kebetulan terbaca dari koneksi websites (emails) ya baru tau di awal bulan Juli ini, karena ada yang MEMBUKA informasi sejauh ini dengan akan dibangunnya sebuah Mall lagi di tapak TRR.  Kalau melihat rancangan bangunannya - akan sangat megah - dan eksklusif (aneh?) di lahan hijau tsb.  Jadi masyarakat baru NGEH drai mailing lists.  Kalau tau sebelumnya, ya tentu reaksi saya akan sama.  Apalagi sudah beberapa bulan  ini saya mendengar informasi, ternyata kompleks GBK juga akan 'hancur' dengan rencana dibangunnya gedung-2 megah, pertokoan (Mall lagi?) dll yang NON-Fasilitas OR  yaitu di lapangan A, B, dan C (rangkaian gedung-2 latihan basket dan beladiri) dan ex-lapangan Putt Putt Golf (awal tahun kontrak habis) di seberang hotel Century. 
 
Dengan adanya rencana demikian bang Ben, apakah anda tetap 'bahagia' dengan dirubahnya lahan hijau prasarana OR satu-2nya yang terbesar dan untuk semua penduduk (baik yang pendpatan renah, menengah maupun tinggi) di Jakarta ini? Hanya untuk memenuhi keinginan sekelompok penguasa/pejabat pengambil keputusan, dan para pemodal untuk mencari keuntungan dari lahan (ruang) hijau yang tinggal satu-2nya itu? Sebenarnya memang (dulu) waktu Mensesnegnya pak Moerdiono sudah ada semacam kontrak? Bahwa di dalam kawasan YGBK ini bangunan HANYA boleh seluas 20% saja dari seluruh tapak YGBK itu, juga demi adanya masukan untuk biaya pengelolaan kompleks OR megah tsb. Oki lalu dibagunlah Mall Plasenta, renovasi  gedung kantor YGBK, KONI (sekarang Fedex).  Eee tapi lalu meruak ke mana-2 bab penyakit kanker dgn dibangunnya banyak lagi struktur yang menurut saya salah lokasi itu, seperti Mall Sensi, ITC, dll.  Sebagai AL yang handal dan smart! apa anda lebih setuju kalau lahan/RTH yang tinggal realtif sedikit dari sisa-sisa kerakusan pembangunan struktur yang buesar-2 itu?  Bagaimana kita bisa 'bernafas'? dampaknya kan juga meruyak ke mana-2 a.l. kemacetan LL, dan banyak lagi.
 
Bolehlah dikatakan bahwa bila semua pembangunan-2 gedung-2 megah non OR itu maka para pengembanglah yang akan dapat dagingnya, sedang pengelola kawasan (termasuk Pemda DKI) lah yang hanya dapat tulangnya, masyarakat umum pelaku OR akan tak punya ruang untuk sekedar OR ringan demi kesehatan mereka (men sana in corpore sano?). jadi klo masyarakat SAKIT gara-2 tak punya ruang gerak yang sejulk, bersih dan hijau untuk OR dan rekreasi murah, lalu apa yang diharapkan dari manusia-2 yang akhirnya menjadi rakit maka produktivitas rendah, dst. dst.?  Maaf bagi teman-2 yang sudah lebih dahulu tau bahkan ikut terlibat dalam proses pembuatannya (perancangan, lelang, dst), memang mungkin mereka belum tau konsep awal perancangan kompleks gedung MPR/DPR, kedua memang para AL sangat perlu mengejar pekerjaan ini untuk menghidupi konsultan/kontraktor AL-nya tentunya juga keluarga-2nya.  Betul saya BELUM tau rencana perubagahn fungsi TRR sedahsyat itu sebelumnya, tapi yang saya dengar justru di bagian lain kaw. YGBK!
 
Udk, mbak Anggia dan saya sudah berusaha menanyakan keada YGBK dan sambil merekam apa yang bisa direkam (pepohonan yang akan jadi korban tsb) dan masih sedang dalam proses identifikasi, dll) dan karena kesibukan kita masing-2 angan-2 kita untuk merekam ini masih tertunda.  Kita berdua lalu timbul ide setelah tau akan ada pembangunan besar-2an PASTINYA beberapa pohon seperti biasa akan menjadi korban pertama dengan mudahnya akan ditebang demi pembangunan apa pun itu.  Padahal seperti anda tau, pepohonan di sana berumur +.- 50 tahunan, mohon dapat diamati sendiri, apakah manusia bisa membuat pohon yang tumbuhnya begitu sempurna kecuali Tuhan YME? Berapa nilai finansial yang bisa dikompensasi untuk beberapa tegakan Kaya snegal (atau sub sp apa?) yang sudah tumbuh optimal dan sangat fungsional bagi keseimbangan lingkungan kota itu?. Samalah kejamnya membabat hutan alam seperti yang kita lihat sekarang, berdampak pada tanah longsorm dan banir bila hujan lebat, siapa yang menderita? Apakah mereka-2 pemegang konsesi (Hak merusak hutan) baik pengusaha asing maupun DN? mereka sudah untung berlipat-lipat, masyarakat (lokal) yang kena dampanya. Jadi saya bukan (selalu) menentang PEMBANGUNAN, atau iri dengan begitu banyak keuntungan bagi sebagian kecil pengusaha dan penguasa dari pengorbanan pembangunan yang tak ramah lingkungan itu
 
Terutama bagi (khususnya) buat yang belum tahu - dan saya mengikutinya sejak TRR itu masih orisinal yaitu membangun RTH sebagai bagian tak terpisahkan dari proyek kompleks Gedung MPR/DPR secara utuh menyeluruh - bahkan dirangkaikan dengan pembangunan proyek GBK dan kompleks Gedung MWB.  Saya (dgn Alm. sdr Supangat teman seangkatan) 'diajak Bpk Ir Slamet Wirasonjaya, MLA - selaku site-planner untuk ruang hijau seluruh kompleks tsb. termausk roof garden di atap "blenduk" dan plaza dgn Air mancurnya, dan 'hutan buatan' di samping Timur, gedung megah itu.  Karena saya terlibat langsung di dalamnya sebagai arsitek lansekap (right after lulus D2/BLA AKAP Pemprov DGI Djakarta, Gub Ali Sadikin) dengan pekerjaan 'tata hijau' nya dari persiapan (rancangan) s/d menyiapkan bibit (nursery) a.l. dari KRB, dll.
 
Sebenarnya energi dan waktu saya sudah hampir habis membahas ini, apalagi membaca komentar-2 orang yang tidak/belum tau tentang konsep menyeluruh dari pembangunan proyek MPR/DPR  (SEJARAH!) tsb.. Mohon maaf banyak kesalahan ketik karena selalu tergesa-gesa.  Saya hanya bisa berdoa semoga mereka-2 itu bisa merubah rencananya dengan sebanyak mungkin memperhatikjan himbauan kami, orang kecil - ataupun saya pribadi yang sangat mencintai 'salah satu ciptaan Tuhan yaitu tanaman' sebab sangat vital bagi kehidupan kita.  Tuhan memang menciptakan (menumbuhkan) tanaman untuk manusia, agar bisa hidup sehat dan bahagia.  Sekian dan terimakasih.  Salam hijau lestari.
Ning P
---------
From: benjamin99@rocketmail.com Sent: Monday, July 26, 2010 6:18 AM
TRRS: Tambah Runyam dan Ruwet Sekali ....
Indahnya perbedaan diantara teman, semoga menjadi rahmat bg profesi. Keep objective! Hindari kultur khas sebagian AL: Suka Nyerang Body!. Kronologis adlh hasil kerja bukan nyablak aja, koq!. Spy "dijalan yg benar". Met pagi, sob n all
-----------------
From: Hengki Heksanto <hengkiheksanto@yahoo.com> Date: Sun, 25 Jul 2010 06:47:18 -0700 (PDT)
Ya sudah, biarkan mereka dengan keterkaitannya masing2...kita toh pada saat semua point2 perjanjian tsb dibuat,tidak tahu dan tidak mungkin diajak untuk ikut  berembug....
Jadi sekarang pada saat kita tahu bahwa "menurut kita sebaiknya lahan tersebut tetap menjadi ruang terbuka hijau atau taman kota..,maka kita mencoba menyampaikan pendapat,sesuai dengan profesi kita"
Minimal kita sudah menyampaikan pendapatnya,daripada diam atau mengiyakan tanpa berbuat apa2.
dan berpolemik sendiri. Terimakasih salam hq
-----------------
From: Ben benjamin99@rocketmail.com Sent: Sun, July 25, 2010 5:45:54 PM
Wah tambah runyam dan ruwet sekali ,,, aksi dan komentar kalian AL ini. Wong Kito keluar pakem suhu udah nikh, profesional dong!. Kenapa???.
Ini supaya dipahami KRONOLOGIS dan bertindak:
1    Taman Ria Senayan seluas 111.600 meter persegi disewakan kepada PT Ariobimo Laguna Perkasa sampai tahun 2035. Nama proyek bertema 'Play Ground Taman Ria Senayan.' Awalnya disewakan selama 20 tahun namun kemudian diubah jadi 30 tahun.
2    Sekretariat Negara (Wong Kito: SETNEG bukan SEKNEG) adalah pihak pengawas lahan-lahan milik negara menunjuk Gelora Bung Karno (GBK) sebagai pengelola resmi Taman Ria Senayan.
3    Berdasarkan keputusan Mensesneg No. 1/K/BP-Senayan/ 1992 tanggal 9 Maret 1992 tentang Izin Pemanfaatan Sebagian Tanah di Komplek Senayan, Jakarta maka pengelolaan Taman Ria Senayan diserahkan kepada Yayasan Karya Bhakti Ria Pembangunan (YKBRP) (d/h Yayasan Ria Pembangunan)
4    YKRBP kemudian menandatangani perjanjian pengalihan hak atas pengelolaan proyek Play Ground Taman Ria Senayan dengan PT Ariobimo Laguna Perkasa pada tanggal 19 April 1995. Perjanjian tersebut berlaku selama 20 tahun terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian kerjasama.
5    Perjanjian kerjasama dengan PT Ariobimo selama 20 tahun kemudian diperpanjang menjadi 30 tahun pada 5 Mei 1997.  Walhasil, PT Ariobimo berhak menggunakan lahan Taman Ria Senayan terhitung tanggal 19 April 1995 sampai 19 April 2025.
6    Tahun 2004, Setneg mencabut keputusannya terdahulu tentang Izin Pemanfaatan Sebagian Tanah di Komplek Senayan Jakarta kepada YKBRP. Dengan demikian, perjanjian dengan PT. Ariobimo dilanjutkan oleh pihak Gelora Bung Karno langsung pada tanggal 11 Juli 2008
7    Perjanjian baru antara Gelora Bung Karno dan PT Ariobimo, jangka waktu penyewaan lahan diperbarui menjadi 25 tahun (plus 2 tahun masa konstruksi), terhitung dari tanggal 11 Juli 2010 sampai 11 Juli 2035.
8    PT Ariobimo kemudian mengajukan surat permohonan perpanjangan masa konstruksi beserta pembebasan denda atau penalti. Namun permohonan tersebut tidak diterima oleh Gelora Bung Karno, sehingga PT Ariobimo harus segera membayar denda atas keterlambatan pembangunan konstruksi. sekitar Rp3,5 miliar.
9    PT Ariobimo diminta mempercepat pengurusan Amdal dan IMB, serta tidak melakukan kegiatan pembangunan, termasuk pemasangan tiang pancang, sebelumnya terbitnya Amdal dan IMB.
 
Terakhir adalah PT Lippo Karawaci Tbk hanya bertindak sebagai operator dalam rencana pembangunan mal di kawasan Taman Ria Senayan  Lippo akan get involve di Taman Ria Senayan setelah malnya berdiri. Village Mall (Divisi Mall di bawah pengelolaan PT Lippo Karawaci Tbk) hanya sebagai operator bukan developer atau pengembang spt tulis Wong Kito!
Pisss and cheers!
------------------------

Saturday, 24 July 2010

Re: [greenlifestyle] This BABIES ARE BORN PRE-POLLUTED WITH 100′s OF TOXIC CHEMICALS

Dear Mbak Yuyun

Idenya sangat bagus, mohon di tindak lanjuti ya mbak..masyarakat kita butuh penjelasan yang singkat dan mudah dicerna, kalo nggak yang ada malah binggung dan jadi tidak termotivasi.

Dimana ya saya bisa melihat detail tentang Indonesia Toxics-Free Network juga kampanye Mercury-Free: You, Me and Baby. Agar bisa saya forward n inform ke teman-teman lainnya?

Terima Kasih, senang n lega rasanya dapat email dari Mbak Yuyun.

Salam,
Deasi




2010/7/24 <yuyun@balifokus.asia>

Hello Deasi and all,

Perkenalkan, saya Yuyun dari BALIFOKUS dan koord. Indonesia Toxics-Free Network. 2 bulan yang lalu launching kampanye Mercury-Free: You, Me and Baby.

Merkuri adalah salah satu logam berat yang berbahaya. Perempuan pada usia subur dan hamil perlu tau dan waspada ikan apa saja yang aman dikonsumsi. Informasi tidak tersedia dan kita harus mendorong pemerintah utk lakukan random sampling kandungan logam berat dalam ikan yg ada di pasaran terutama tuna.

Membatasi konsumsi tuna adalah salah satu yang disarankan karena tuna, juga ikan2 besar lain seperti paus, mengandung merkuri cukup tinggi. Akumulasi merkuri dlm ikan dan diet lainnya yang dikonsumsi ibu akan diturunkan kpd janin lewat tali pusar dan bayi lewat ASI. Anak autis kandungan merkuri dlm rambutnya cukup tinggi.

Saya sempat mengetes kandungan merkuri di rambut, hasilnya 1340 mikrogr/kg. Saya suka tuna.. Batas 'aman' adl 1000 mikrogr/kg. Kawan saya, Australian, yang dedicated vegetarian ternyata konsentrasinya lebih tinggi daripada saya.. Dapat darimana? Kemungkinan dari paparan pestisida/fungisida di lahan pertanian sebelah kebun organik..

Polutan dan chemicals lain yang perlu diwaspadai para mommies ada beratus ragam. Hampir semua bersifat toxics, akumulatif, menyerang sistem syaraf atau hormon, menurunkan kecerdasan, carcinogenic dll. Semua ada dlm produk2 sehari2.. Memang kedengarannya menyeramkan. Tapi Green-wise-mommies akan sangat membantu menentukan kualitas manusia Indonesia selanjutnya..

Mungkin kita bisa sama2 menyusun panduan singkat untuk Green-wise-mommies terkait dengan chemicals safety awareness ya..

Mulai dari merkuri, timbal, botol susu dgn logo recycling no.7 yang mengandung BPA (bysphenol A), safe toys, POPs (Persistent Organic Pollutants), asbes, household pesticides, B3 rumah tangga, dll.. Kita pilih 5-10 topik aja dulu yang dianggap penting buat para mommies.

Kami bisa buatkan brief outlinenya untuk dishare. Akan diperlukan penyederhanaan penjelasan supaya tidak terlalu berat utk dibaca dan dipahami.

Sekedar ilustrasi, silakan googgling atau check account Safe Planet di FB, dan tonton film the Submission: defending justice for the unborn karya Stefan Jarl.. So stressful but very informative and educative.

Itu dulu dari saya.

Salam,
Yuyun

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Deasi Pedersen <dsrihandi@gmail.com>
Date: Sat, 24 Jul 2010 05:38:28 +0700
Subject: [greenlifestyle] This BABIES ARE BORN PRE-POLLUTED W ITH 100 s OF TOXIC CHEMICALS

OUR BROKEN TOXICS LAW IS FAILING THEM.

WE NEED YOUR HELP TO CHANGE THAT.

EWG tested the umbilical cord blood of 10 newborn babies and found nearly 300 chemicals, including BPA, fire retardants, lead, polychlorinated biphenyls (PCBs) and pesticides that were banned more than 30 years ago.

Speak up for change. Our kids deserve it.
Bills to overhaul federal toxic chemicals policies are now moving through Congress. They would require that all chemicals be proven safe for children before they can be sold. Lawmakers in Washington need to know that you want strong reforms for our broken toxics law.

Please sign this petition to demand that Congress take action to make chemicals in consumer products kid-safe.

http://www.ewg.org/kid-safe-chemicals-act-blog/sign-petition-b/?utm_source=houseintronosign&utm_medium=email&utm_content=first-link&utm_campaign=kscapet

Ada hampir 300 bahan kimia yang EWG ditemukan saat pengujian darah tali pusat dari 10 orang Amerika - bahan kimia seperti BPA,, air raksa, retardants api, perchlorate dan PCB - semakin serius terkait dengan efek kesehatan jangka panjang, dari kanker masa kanak-kanak dan autis untuk ADHD, sulit belajar, kemandulan dan penyakit jantung, dll.

Di Amerika EWG sedang mengorganisir penandatanganan petisi oleh warganegara untuk diteruskan ke Kongres agar ada real action untuk menghilangkan toxics chemicals dari produk-produk kebutuhan sehari-hari terutamanya untuk anak-anak.

Greenlifestyle please arrange such things...Kita para mommies pasti dukung, Green Mommy pasti ngajakin semua green mommy's friends tuk dukung hal seprti ini..for the better n healthier future of our nation..

Salam

Deasi



--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id

[greenlifestyle] tips: alternatif himbauan 'NO SMOKING'

Rekan-rekan,

Perkenankan saya berbagi pengalaman tentang pembuatan materi/teks himbauan untuk larangan merokok.

Kebetulan dalam kepengurusan di rumah ibadah yg saya anut, saya di mandati sbg seksi LH. Sudah mjd program hirarki dari rumah ibadah pusat sampai pd setiap rantingnya, di kawasan rmh ibadah kami harus dibuat himbauan larangan merokok, yg tentunya  lazim berbunyi “KAWASAN BEBAS ASAP ROKOK” atau “DILARANG MEROKOK”.

 

Namun tanpa mengurangi tujuan dari himbauan tsb, saya berinisiatif mengolah teks mjd “MOHON TIDAK BERBAGI ASAP ROKOK DENGAN SESAMA” asumsi saya adalah :

-          Bunyi himbauan hrs berbunyi lebih santun, krn dipasang di rumah ibadah.

-          Pada dasarnya si ‘perokok’ yg dihimbau adalah orang-orang ‘sendiri’.

-          Materi himbauan tsb senada dg ajaran kami, yaitu ‘cinta kasih kepada sesama’ (tentunya bukan asap rokok).

-          Akan lebih mengena, karena saya mengajarkan sesuatu kepada pribadi perokok  sehingga akan merasa setuju dg arti himbauan.

-          Tidak berkonotasi larangan yg frontal, yg biasanya berbalik  tentangan bahkan diabaikan oleh ‘perokok’.

 

Prinsipnya saya berkeyakinan teks himbauan tsb akan bertema sindiran yg santun akan lebih menyadarkan mereka pada suatu pemahaman dari dalam dirinya (perokok), bahwa apabila merokok tdk pada saat disekitarnya ada orang lain,  kerena dg menghamburkan asap rokoknya  ‘mereka’ malah tidak berbagi sesuatu yg baik.

 

Sudut pandang saya ‘perokok/mereka’ apabila ‘cuma dilarang’ akan lebih susah berubah, buktinya rata2 kebiasaan tsb sdh dilakukannya sejak remaja/sekolah/puluhan tahun yg lalu dan hingga saat ini belum berhenti. Padahal mungkin tahu untuk orang tua/istri/suami/anak/saudara kandung/ bahkan yg pasti utk dirinya sendiri jg akan sangat berbahaya, toh tetap dilakukan karena buktinya lebih sehat, lebih gemuk, lebih kuat dan (maaf) tdk mati-mati.

 

Rekan-rekan, saya dapat menceritakan hasilnya setelah program berjalan berbulan kemudian, ternyata :

-          Perangkat himbauan (signtboard) msh terlihat wibawanya, yaitu bersih-awet  karena tdk adanya coretan jahil yg bernada lecehan, bahkan perusakan dan pelenyapan.

-          Saya tidak merasa khawatir, sungkan, segan, risih bahkan takut menghadapi ‘perokok-perokok’ dari yg saya kenal hingga yg tdk kenal, dari muda-seumur bahkan lebih tua sekalipun, dari yg ramah hingga yg angker/galak sekalipun.

-          Dg mudah saya ‘berkampanye’ mensosialisasikan program/himbauan tsb ke wilayah-lingkungan dibawah kepengurusan saya. Karena tetap bernuansa bersahabat dan tidak menentang ‘mereka’.

-          Bagian umat yg tidak merokok atau tidak tahan asap rokok lebih merasa mudah menghadapi umat ‘perokok’, karena tidak perlu menegur atau mengutarakan keberatan. (pd kondisi biasanya malah lebih ‘tertekan’ dan mengalah pasrah).

-          Terakhir, pada kesempatan pertemuan rapat umat salah seorang perokok berat (kebetulan tokoh umat yg disegani/dituakan) mengutarakan ‘dampak’himbauan tsb, yaitu ;

1.       Pada saat merokok, beliau merasa malu dan langsung mematikan rokoknya apabila bertemu dg orang lain.

2.       Mendukung himbauan tsb, dg menyarankan property himbauan diperbanyak dan diperbesar bahkan dipasang di gerbang rumah ibadah kami supaya jelas dan efektif.

3.       Setelah sekian lama mjd perokok, mungkin tidak mempan dinasehati/dilarang/ditegur bahkan didenda, saat ini beliau bermaksud mengurangi dan pelan-pelan akan berhenti merokok (!).

 

Rekan-rekan, pada kesimpulan saya (pribadi) adalah dg materi/teks himbauan “MOHON TIDAK BERBAGI ASAP ROKOK DENGAN SESAMA” hasil akhirnya akan lebih sedikit efektif dibanding dg “DILARANG MEROKOK !!!!!!!”.

(maaf, mungkin pd kondisi dan daerah tertentu bisa tdk demikian, saya jg bisa keliru)

 

Sekian uraian saya, mudah2an ada sedikit manfaat. Mhn maaf apabila ada kelemahan dalam penulisan pendapat ini.

 

Salam peduli,

Eddie kusumo    

[greenlifestyle] What Earth Chooses

Sepenggal cerita dari Zakariya tentang protesnya terhadap bumi yang semakin terpolusi:

"A little thought from a little human being called a kid"

Once upon a time, Earth got tired of handling mankind because they polluted all the time. Then it had an idea. It created a little platform in space. He put every human on the platform and said, I've had of being polluted! You know I'm a closed system and the pollution can't get out. He brings the platform to Mars and gave an angry looks at all mankind.....

http://greenmommyshop.wordpress.com/2010/07/24/what-earth-chooses/


Salam
Deasi

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id

Re: [greenlifestyle] This BABIES ARE BORN PRE-POLLUTED WITH 100′s OF TOXIC CHEMICALS


Hello Deasi and all,

Perkenalkan, saya Yuyun dari BALIFOKUS dan koord. Indonesia Toxics-Free Network. 2 bulan yang lalu launching kampanye Mercury-Free: You, Me and Baby.

Merkuri adalah salah satu logam berat yang berbahaya. Perempuan pada usia subur dan hamil perlu tau dan waspada ikan apa saja yang aman dikonsumsi. Informasi tidak tersedia dan kita harus mendorong pemerintah utk lakukan random sampling kandungan logam berat dalam ikan yg ada di pasaran terutama tuna.

Membatasi konsumsi tuna adalah salah satu yang disarankan karena tuna, juga ikan2 besar lain seperti paus, mengandung merkuri cukup tinggi. Akumulasi merkuri dlm ikan dan diet lainnya yang dikonsumsi ibu akan diturunkan kpd janin lewat tali pusar dan bayi lewat ASI. Anak autis kandungan merkuri dlm rambutnya cukup tinggi.

Saya sempat mengetes kandungan merkuri di rambut, hasilnya 1340 mikrogr/kg. Saya suka tuna.. Batas 'aman' adl 1000 mikrogr/kg. Kawan saya, Australian, yang dedicated vegetarian ternyata konsentrasinya lebih tinggi daripada saya.. Dapat darimana? Kemungkinan dari paparan pestisida/fungisida di lahan pertanian sebelah kebun organik..

Polutan dan chemicals lain yang perlu diwaspadai para mommies ada beratus ragam. Hampir semua bersifat toxics, akumulatif, menyerang sistem syaraf atau hormon, menurunkan kecerdasan, carcinogenic dll. Semua ada dlm produk2 sehari2.. Memang kedengarannya menyeramkan. Tapi Green-wise-mommies akan sangat membantu menentukan kualitas manusia Indonesia selanjutnya..

Mungkin kita bisa sama2 menyusun panduan singkat untuk Green-wise-mommies terkait dengan chemicals safety awareness ya..

Mulai dari merkuri, timbal, botol susu dgn logo recycling no.7 yang mengandung BPA (bysphenol A), safe toys, POPs (Persistent Organic Pollutants), asbes, household pesticides, B3 rumah tangga, dll.. Kita pilih 5-10 topik aja dulu yang dianggap penting buat para mommies.

Kami bisa buatkan brief outlinenya untuk dishare. Akan diperlukan penyederhanaan penjelasan supaya tidak terlalu berat utk dibaca dan dipahami.

Sekedar ilustrasi, silakan googgling atau check account Safe Planet di FB, dan tonton film the Submission: defending justice for the unborn karya Stefan Jarl.. So stressful but very informative and educative.

Itu dulu dari saya.

Salam,
Yuyun

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Deasi Pedersen <dsrihandi@gmail.com>
Sender: greenlifestyle@googlegroups.com
Date: Sat, 24 Jul 2010 05:38:28 +0700
To: <greenlifestyle@googlegroups.com>
ReplyTo: greenlifestyle@googlegroups.com
Subject: [greenlifestyle] This BABIES ARE BORN PRE-POLLUTED W ITH 100 s OF TOXIC CHEMICALS

OUR BROKEN TOXICS LAW IS FAILING THEM.

WE NEED YOUR HELP TO CHANGE THAT.

EWG tested the umbilical cord blood of 10 newborn babies and found nearly 300 chemicals, including BPA, fire retardants, lead, polychlorinated biphenyls (PCBs) and pesticides that were banned more than 30 years ago.

Speak up for change. Our kids deserve it.
Bills to overhaul federal toxic chemicals policies are now moving through Congress. They would require that all chemicals be proven safe for children before they can be sold. Lawmakers in Washington need to know that you want strong reforms for our broken toxics law.

Please sign this petition to demand that Congress take action to make chemicals in consumer products kid-safe.

http://www.ewg.org/kid-safe-chemicals-act-blog/sign-petition-b/?utm_source=houseintronosign&utm_medium=email&utm_content=first-link&utm_campaign=kscapet

Ada hampir 300 bahan kimia yang EWG ditemukan saat pengujian darah tali pusat dari 10 orang Amerika - bahan kimia seperti BPA,, air raksa, retardants api, perchlorate dan PCB - semakin serius terkait dengan efek kesehatan jangka panjang, dari kanker masa kanak-kanak dan autis untuk ADHD, sulit belajar, kemandulan dan penyakit jantung, dll.

Di Amerika EWG sedang mengorganisir penandatanganan petisi oleh warganegara untuk diteruskan ke Kongres agar ada real action untuk menghilangkan toxics chemicals dari produk-produk kebutuhan sehari-hari terutamanya untuk anak-anak.

Greenlifestyle please arrange such things...Kita para mommies pasti dukung, Green Mommy pasti ngajakin semua green mommy's friends tuk dukung hal seprti ini..for the better n healthier future of our nation..

Salam

Deasi



--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!
To post to this group, send email to greenlifestyle@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe@googlegroups.com
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id